Selasa, 16 Desember 2014

Bawa aja limbah baterai ke tempat yang menyediakan baterai untuk didaur ulang

Makin banyak aja perangkat keras (hardware) yang terdapat baterai di dalamnya, padahal kan baterai tergolong B3. Meskipun tidak sedikit tempat untuk mendaur ulang (recycle) baterai, tapi masih banyak lho masyarakat yang tidak memisahkan baterai bekas yang sudah tidak dipakai lagi (limbah baterai), jadi langsung dibuang begitu saja, tercampur aduk dengan jenis sampah lainnya. Oiya, udah tau belum jenis sampah kan terbagi 3:

1. Sampah organik yaitu sampah yang mudah membusuk, contohnya daun-daunan, kulit mangga, pisang, sisa makanan dan masih banyak lagi.
2. Sampah anorganik yaitu sampah yang tidak mudah membusuk. Contoh: kertas, plastik, kaleng minuman, botol kemasan air.
3. Sampah yang tergolong Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Khusus limbah ini butuh penanganan tersendiri karena sifatnya yang toksik, yakni beracun, mudah meledak, mudah terbakar, korosif. Contohnya: baterai, suntikan, cartridge printer, lampu, adapun logam dari limbah industri seperti Perak (Ag), Krom Cr (VI), Kadmium (Cd) dan masih banyak lagi.

Kebayang kan, gimana jadinya kalau limbah yang tergolong B3 tercampur masuk bersama sampah lainnya ke land disposal, tidak dipisah pembuangannya? Yup, tentu saja dapat mencemari lingkungan dan bisa berbahaya buat kesehatan kita lho. Jadi, jika kamu mau buang baterai, cari tempat yang menerima limbah baterai untuk didaur ulang yang terdekat dari tempatmu ya..!

Tidak ada komentar: