Menurut lo, kejadian apaan sih nih?
Ada yang ketahuan menyontek? Ah, basi, bukan itu, kayanya hampir semua orang pernah melakukannya.
Lembar jawaban peserta ujian robek? Bukan ini juga sih.
Makanya, baca terus biar ga penasaran...
Pukul 08.15 Ruang C saya mengerjakan (lebih tepatnya, satu angkatan 2012 menyalin catatan kuliah) pada kertas lembar jawaban kuliah. Selesai pengawas membagikan soal dan kertas untuk mengisi jawaban, pasti semua mengisi biodata, biasalah Nama, NIM, Mata Kuliah dll. Nah, belum selesai, belum komplit semua saya mengisi identitas tersebut,saya semua orang yang ada di ruangan tersebut pasti kaget banget pas ada orang teriak melengking, nyaring banget, AAAAAAAAHHHH langsung saya menengok ke kanan, ternyata arah tenggara dari saya duduk ada orang yang penyakitnya kambuh (epilepsi, banyak juga orang menyebutnya ayan). Air liur mengalir keluar begitu saja dari mulutnya, tatapan matanya wah, mengerikan. Semua orang yang disamping, di depannya langsung bergegas ke depan, ya dia duduk paling belakang, dekat pintu. Temen saya (Yoga) yang duduk sekitar 1 m di sebelah kirinya sambil berlari kecil menyatakan, "Waduh, mana saya pas sampingnya lagi".
Kemudian, dia keluar ruangan, pengawas juga sedikit bingung, beruntung teman dekatnya (Sella) dua bangku di depannya menyusul dan mereka terlihat kembali memasuki ruang ujian kira-kira setelah semenit lamanya. Suasana menjadi sunyi kembali, eitt, bukan kuburan doang yang sunyi, ruang ujian juga sebenernya perlu sunyi, eh, salah deh, mungkin diksi kurang tepat, seharusnya tenang, ya, supaya bisa konsentrasi mengerjakan soal.
Ada yang ketahuan menyontek? Ah, basi, bukan itu, kayanya hampir semua orang pernah melakukannya.
Lembar jawaban peserta ujian robek? Bukan ini juga sih.
Makanya, baca terus biar ga penasaran...
Pukul 08.15 Ruang C saya mengerjakan (lebih tepatnya, satu angkatan 2012 menyalin catatan kuliah) pada kertas lembar jawaban kuliah. Selesai pengawas membagikan soal dan kertas untuk mengisi jawaban, pasti semua mengisi biodata, biasalah Nama, NIM, Mata Kuliah dll. Nah, belum selesai, belum komplit semua saya mengisi identitas tersebut,
Kemudian, dia keluar ruangan, pengawas juga sedikit bingung, beruntung teman dekatnya (Sella) dua bangku di depannya menyusul dan mereka terlihat kembali memasuki ruang ujian kira-kira setelah semenit lamanya. Suasana menjadi sunyi kembali, eitt, bukan kuburan doang yang sunyi, ruang ujian juga sebenernya perlu sunyi, eh, salah deh, mungkin diksi kurang tepat, seharusnya tenang, ya, supaya bisa konsentrasi mengerjakan soal.
Segini dulu deh, seharusnya belajar nih, besok ada ujian 2 mata kuliah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar